PANITIA PENGAWAS PEMILIHAN RAYA FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS RIAU

Panitia Pengawas Pemilihan Raya yang selanjutnya disebut Panwas adalah panitia pengawas pemilihan yang melakukan pengawasan terhadap seluruh proses penyelenggara Pemira.Panitia Pengawas Pemilihan Raya Fakultas Hukum Universitas Riau merupakan suatu bentuk kepanitiaan yang keanggotaannya berasal dari utusan mahasiswa selingkungan Fakultas Hukum Universitas Riau. Panitia Pengawas Pemilihan Raya Fakultas Hukum adalah panitia yang berdiri Independen dan tidak memihak kepada siapapun.

Pemilihan Raya Fakultas yang memiliki peran penting terhadap Pemilihan Raya Fakultas Hukum Universitas Riau. Tugas Panitia Pengawas Pemilihan Raya Fakultas Hukum Universitas Riau adalah untuk mengawasi jalannya proses pemilihan raya dari awal pencalonan sampai dengan pengumuman akhir hasil perolehan suara yang di dapat masing-masing calon.

Demikian pula halnya dengan kepengurusan BEM akan dipilihnya Gubernur dan wakil Gubernur dalam sistem satu paket, yang berperansebagai salah satu jalur pembinaan kemahasiswaan harus mampu mewujudkan tugas pokok dan fungsinya, kemauan dan kemampuan BEM hanya dapat berperan dengan sebaik – baiknya apabila secara teratur, terencana dan berkesinambungan dilaksanakan pembinaan dan pengembangan bagi para pelaku keadilan tersebut.

“Panitia Pengawas” dibentuk oleh Dewan Perwakilan Mahasiswa untuk mengawasi kinerja Panitia Pemilihan Raya Fakultas (PPRF). Panwas Pemira mempunyai tugas dan wewenang :

  1. Mengawasi semua tahapan penyelenggaraan Pemira.
  2. Menerima laporan pelanggaran peraturan Pemira

Meneruskan temuan dan laporan setiap pelanggaran peraturan Pemira kepada pihak atau lembaga yang berwenang.

Pemilihan Raya selanjutnya disebut dengan Pemira adalah pemilihan Gubernur Mahasiswa dan Wakil Gubernur Mahasiswa (GUBMA dan WAGUBMA) Fakulatas Hukum Universitas Riau dengan sistem satu paket. Pemira dilaksanakan berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil serta Pemira bersifat tetap, independen dan otonom dilingkungan Fakultas Hukum Universitas Riau.

Pemira dilaksanakan di Fakultas Hukum Universitas Riau dan dilaksanakan dalam kurun waktu 1(satu) tahun sekali. Di dalam ajang Pemilihan Raya ini banyak sekali bakal calon Gubernur Mahasiswa dan Wakil Gubernur Mahasiswa (BALON GUBMA dan WAGUBMA).

Dengan dasar pemikiran inilah kami dari Panitia Pengawas Pemilihan Raya (Panwas Pemira) dibentuk dan yang bertujuan untuk mengawasi kinerja Komisi Pemilihan Raya.

Realisasi tugas dari Panitia Pengawas Pemilihan Raya Fakultas Hukum Universitas Riau (Panwas Pemilihan Raya), terhitung sejak diterbitkannya SK tentang pembentukan susunan kepanitiaan Panitia Pengawas Pemilihan Raya Fakultas Hukum Universitas Riau oleh Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau pada tanggal 2 April 2019.

Berdasarkan Peraturan Mahasiswa No.1 Tahun 2019 Tentang  Perubahan Atas Peraturan Mahasiswa No.1 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Raya Fakultas Hukum Universitas Riau tersebut, adapun tugas dan wewenang yang terdapat pada BAB VIII Tentang Panitia Pengawas Pemilihan Raya (Panwas Pemilihan Raya) di Bagian Kedua Pasal 20, yaitu mengawasi semua tahapan penyelenggaraan Pemilihan Raya (Pemilihan Raya), menerima laporan pelanggaran peraturan Pemilihan Raya, serta meneruskan temuan dan laporan setiap pelanggaran peraturan Pemilihan Raya kepada Steering Comitte (SC). Guna menunjang pelaksanaan Pemilihan Raya, PPRF dan pihak terkait lainnya harus memberikan kemudahan kepada Panwas Pemilihan Raya untuk memperoleh informasi.

Selanjutnya, Panitia Pengawas Pemilihan Raya Fakultas Hukum Universitas Riau berkewajiban untuk mematuhi dan menjalankan pelaksanaan Pemilihan Raya di Fakultas Hukum Universitas Riau sesuai dengan Peraturan Pemilihan Raya ini, mengikuti pembekalan Panitia Pengawas Pemilihan Raya Fakultas Hukum Universitas Riau yang diadakan oleh Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau, mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran yang diterima dalam penyelenggaraan Pemilihan Raya, memelihara arsip dan dokumen Panitia Pengawas Pemilihan Raya Fakultas Hukum Universitas Riau, membuat Berita Acara Harian dalam setiap tahapan Pemilihan Raya, dan menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau dalam sidang pleno khusus setelah Pemilihan Raya dilaksanakan.

Seperti yang telah disebutkan di atas, Panitia Pengawas Pemilihan Raya Fakultas Hukum Universitas Riau telah melakukan tugasnya dengan sebagaimana mestinya dengan diadakannya 30 (Tiga Puluh) kali rapat, yaitu 25 kali rapat internal Panitia Pengawas Pemilihan Raya Fakultas Hukum Universitas Riau dan 6 kali rapat koordinasi bersama Panitia Pemilihan Raya Fakultas Hukum Universitas Riau dan Steering Comitte (SC), 2 kali verifikasi Bakal Calon Gubma dan Wagubma, 1 kali Fit and Proper Test, penetapan calon terpilih, dan 1 kali dialog terbuka.

Dalam menjalankan tugasnya, Panitia Pengawas Pemilihan Raya Fakultas Hukum Universitas Riau juga menerima bantuan dana dari pihak Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau yang berguna untuk kelancaran kegiatan Panitia Pengawas Pemilihan Raya Fakultas Hukum Universitas Riau dan dapat melaksanakan tugasnya dengan baik seperti yang terdapat dalam Peraturan Pemilihan Raya Fakultas Hukum Universitas Riau.

Panitia Pengawas Pemilihan Raya Fakultas Hukum Universitas Riau setiap harinya membuat Berita Acara Harian (BAH) selama proses Pemilihan Raya, dari hari pertama kerja Panitia Pengawas Pemilihan Raya Fakultas Hukum Universitas Riau yang terhitung sejak 4 April 2019 hingga tanggal 10 Mei 2019.

Tahapan pertama ialah tahapan sosialisasi mengenai Pemilihan Raya pada tanggal 2-5 April 2019. Panitia Pengawas Pemilihan Raya Fakultas Hukum Universitas Riau mengawasi Panitia Pemilihan Raya Fakultas Hukum Universitas Riau dalam melaksanakan sosialisasi di kelas-kelas, media sosial, pembagian brosur, dan pemasangan spanduk tata tertib Pemilihan Raya. Dalam tahapan sosialisai Pemilihan Raya ini berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala.

Tahapan selanjutnya adalah pendaftaran dan pengembalian berkas Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau (BALON Gubma dan Wagubma) pada tanggal 6- 11 April 2019. Pada tanggal 11 April 2019 bertepatan pada hari Jum’at pukul 09.45 WIB, Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau yang mendaftar ialah Alfisra dan Ikramul Fajri. Selang 25 menit kemudian, Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau yang mendaftar ialah Hafiiz Adri Junyes dan Muara Rizki Eko Putra. Lalu, pada pukul 11.46 WIB, Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau yang mendaftar ialah Nanda Erlangga dan Cyntia Ayustika Fitria. Masih di hari yang sama, Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau yang mendaftar ialah Alvin Julian Nanda dan Rahmawita Asari. Pengembalian berkas pertama kali dilakukan pada pukul 14.49 WIB oleh Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau yaitu saudara Hafiiz Adri Junyes dan Muara Rizki Eko Putra. Selang 2 menit kemudian, yaitu pada pukul 14.51 WIB, pengembalian berkas juga dilakukan oleh Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau yang diproses pada pukul 15.00 WIB oleh pihak Panitia Pemilihan Raya Fakultas Hukum Universitas Riau. Kemudian, pada pukul 14.56 WIB, Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau juga mengembalikan berkasnya yang kemudian diproses oleh pihak Panitia Pemilihan Raya Fakultas Hukum Universitas Riau pada pukul 15.10 WIB.

Dalam tahapan pendaftaran dan pengembalian berkas, terdapat 4 pasangan yang mendaftar dan 3 pasangan yang telah mengembalikan berkas.

Ringkasan Tahapan Pendaftaran

NO HARI / TANGGAL JAM NAMA PENDAFTAR
1 Jum’at / 11-04-2019 09.45 WIB Alfisra Ikramul Fajri
2 Jum’at / 11-04-2019 10.10 WIB Hafiiz Adri Junyes Muara Rizki Eko Putra
3 Jum’at / 11-04-2019 11.46 WIB Nanda Erlangga Cyntia Ayustika Fitria
4 Jum’at / 11-04-2019 14.21 WIB Alvin Julian Nanda Rahmawita Asari

Selanjutnya pada tanggal 12-13 April 2019 dilaksanakan tahapan verifikasi. Verifikasi data pertama dilakukan pada hari Senin tanggal 12 April 2019. Dalam verifikasi pertama ini hanya 3 pasang calon yang mengikuti tahapan tersebut yaitu Hafiiz Adri Junyes dan Muara Rizki Eko Putra, Alvin Julian Nanda dan Rahmawita Asari, serta Nanda Erlangga dan Cyntia Ayustika Fitria. Sedangkan pasangan Ikramul Fajri dan Alfisra tidak mengikuti tahap verifikasi pertama, maka dianggap gugur.

Pada tanggal 13 April 2019 merupakan hari kedua tahapan Verifikasi Data yang dilaksanakan pada pukul 14.15 WIB di Sekretariat Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau yang dipimpin oleh Khoirul Basar dan dibuka oleh Hikma Hadis. Untuk pasangan Alvin Julian Nanda dan Rahmawita Asari, telah melengkapi berkas ataupun data yang menjadi syarat untuk mencalonkan diri sebagai Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau, dan dinyatakan lulus dalam Tahap verifikasi kedua.

Sementara itu, Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau, yaitu Hafiiz Adri Junyes dan Muara Rizki Eko Putra, serta Nanda Erlangga dan Cyntia Ayustika Fitria, tidak mengembalikan berkas yang kurang ke Panitia Pemilihan Raya Fakultas Hukum Universitas Riau, sehingga dinyatakan gugur.

Setelah tahapan Verifikasi Data selesai, dilanjutkan dengan tahap Fit and Proper Test kepada Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau pada tanggal 15 April 2019 pukul 10.00 WIB, yang dilaksanakan oleh Steering Comitte (SC), yang disaksikan oleh Panitia Pemilihan Raya Fakultas Hukum Universitas Riau dan dihadiri oleh Panitia Pengawas Pemilihan Raya Fakultas Hukum Universitas Riau. Adapun Steering Comitte (SC) yang mengajukan pertanyaan yaitu David Herlambang, Juni Saputra, Gabby Vionalisyah, Rosmawati, Abdul Fadli, Muhammad Syarif Hidayatullah, dan Ilham Hanafiah Damanik. Adapun rangkaian acaranya antara lain :

  1. Pembukaan oleh Steering Comitte (SC) ;
  2. Perkenalan diri pasangan Alvin Julian Nanda dan Rahmawista Asari
  3. Pertanyaan dari Steering Comitte (SC), antara lain :
  4. Coba sampaikan visi dan misi dalam menjalankan amanah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau
  5. Sebutkan visi dan misi Fakultas Hukum Universitas Riau
  6. Apa permasalahan yang terjadi pada mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau
  7. Hubungan advokasi (literasi) dengan agent of change
  8. Hubungan Badan Eksekutif Mahasiswa dan Dewan Perwakilan Mahasiswa
  9. Sejarah pergerakan mahasiswa
  10. Pasangan Calon diminta untuk mengaji, Alvin Julian Nanda (Al-Baqarah) dan Rahmawita Asari (Al-Maidah)
  11. Arti dari kepemimpinan
  12. Contoh yang baik dalam kepemimpinan
  13. Jelaskan maksud dan tingkatan dalam sabar
  14. Jelaskan hierarki mahasiswa
  15. Apa saja kekurangan pada Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau pada tahun lalu dan apa yang perlu ditingkatkan kembali
  16. Bagaimana menyatukan perbedaan karakter dalam suatu organisasi
  17. Kekurangan dan kelebihan masing-masing calon
  18. Cara mempertahankan keutuhan anggota
  19. Seberapa penting arti dari Gubernur dan Wakil Gubernur Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau
  20. Dari kekurangan yang ada pada diri calon, apakah yakin akan mampu memperbaiki diri dengan cepat
  21. Sikap yang diambil jika terjadi kendala-kendala seperti permasalahan antar anggota, antar kelembagaan, maupun antar mahasiswa
  22. Hubungan dari iman, ilmu, dan amal
  23. Orasi oleh masing-masing calon (tema ditentukan oleh calon, yaitu sengketa gedung)
  24. Penutupan oleh Steering Comitte (SC)

Acara ini selesai pukul 11.30 WIB, yang mana pihak Steering Comitte (SC) menyuruh seluruh pihak Panitia Pemilihan Raya Fakultas, Panitia Pengawas Pemilihan Raya, serta Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau untuk meninggalkan ruangan.

Kemudian pada tanggal 16 April 2019, dilaksanakan Penetapan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau di halaman depan Dekanat Fakultas Hukum Universitas Riau yang dimulai pada pukul 09.15 WIB. Adapun rangkaian acara antara lain :

  1. Pembukaan
  2. Menyanyikan Mars Mahasiswa
  3. Kata sambutan dari Ketua Panitia Pemilihan Raya Fakultas Hukum Universitas Riau
  4. Kata sambutan dari Gubernur Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau
  5. Kata sambutan dari Ketua Steering Comitte (SC)
  6. Kata sambutan dari Dekan Fakultas Hukum Universitas Riau
  7. Pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Ketua Panitia Pemilihan Raya Fakultas Hukum Universitas Riau
  8. Foto bersama
  9.   Pembacaan doa
  10.   Penutup

Maka dinyatakan Alvin Julian Nanda dan Rahmawita Asari menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau. Setelah dilakukan serangkaian tahapan Pemilihan Raya di Fakultas Hukum Universitas Riau, maka Panitia Pemilihan Raya Fakultas Hukum Universitas Riau melaksanakan Musyawarah Mahasiswa yang dijadwalkan pada tanggal 18-19 Mei 2019.

Pada hari pertama, Musyawarah Mahasiswa terlaksana dengan lancar. Namun, hingga pukul 17.45 WIB, Musyawarah Mahasiswa dipending dikarenakan mendekati waktu berbuka puasa, sehingga pada pembahasan laporan pertanggungjawaban oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau dihentikan sementara.

Pada hari kedua, ada sedikit kendala dalam berlangsungnya Musyawarah Mahasiswa karena adanya protes dari peserta Musyawarah terkait kedatangan tabloid Bahana Mahasiswa dalam ruangan persidangan.  

Persidangan pun dilanjutkan dengan agenda lanjutan pembahasan laporan pertanggungjawaban oleh Badan Eksekutif Mahasiswa dan Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau, serta akan dipilihnya Ketua Umum Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau periode 2019-2020. Dalam kegiatan ini, laporan pertanggungjawaban Badan Eksekutif Mahasiswa dan Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau diterima oleh peserta penuh Musyawarah Mahasiswa dengan syarat perbaikan selama 3 (tiga) hari. Dilanjutkan dengan pendemisioneran dari kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa dan Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau periode 2018-2019. Serta ditetapkannya Muhammad Gilang Pratama sebagai Ketua Umum Badan Dewan Perwakilan Mahasiswa Hukum Universitas Riau periode 2019-2020 terpilih.

Pada Selasa tanggal 27 Agustus 2019, dilaksanakan pelantikan kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa dan Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau periode 2019-2020 yang dilaksanakan di Gedung PKM Gobah Universitas Riau yang terjadwal pukul 08.00 WIB dan berjalan dengan lancar dengan dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan III, dan dosen Fakultas Hukum Universitas Riau, yaitu bapak Dr. Firdaus S.H., M.H., ibu Dr. Maryati Bachtiar, S.H., M.K.n., dan bapak Dr. Erdiansyah, S.H., M.H. Serta, kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Riau, alumni Fakultas Hukum Universitas Riau, utusan LSO di Fakultas Hukum Universitas Riau, dan kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa dan Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau. Badan Eksekutif Mahasiswa dan Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau periode 2019-2020 dilantik dan disumpah secara langsung oleh Dekan Fakultas Hukum Universitas Riau yang dimulai dengan pelantikan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan pelantikan Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau. Acara pun selesai sekitar pukul 11.30 WIB yang diakhiri dengan sesi foto bersama.

Sep 18, 2019 | Posted by in Berita | Comments Off on PANITIA PENGAWAS PEMILIHAN RAYA FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS RIAU