
PEKANBARU – Fakultas Hukum Universitas Riau (FH UNRI) menyelenggarakan kegiatan penyusunan Rencana Strategis (Renstra) untuk periode 2025-2029. Kegiatan strategis ini dilaksanakan di Grand Labersa Hotel pada Kamis, 11 Desember 2025 dihadiri oleh segenap dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan fakultas.
Acara dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Hukum Universitas Riau, Dr. Hayatul Ismi, S.H., M.H. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa penyusunan Renstra ini bertujuan untuk menentukan arah kebijakan dan pengembangan fakultas selama empat tahun ke depan. Dokumen ini akan menjadi landasan penting dalam menghadapi tantangan pendidikan hukum yang semakin dinamis. Penyusunan Renstra ini mengacu pada visi besar fakultas, yaitu "Menjadi Fakultas Riset yang Unggul Dalam Bidang Ilmu Hukum Berbasis Budaya Melayu di Asia Tenggara Tahun 2035". Visi ini menekankan komitmen FH UNRI untuk menghasilkan riset hukum yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri, sekaligus mempertahankan identitas budaya Melayu di kancah regional.
Dalam sesi penyusunan yang melibatkan partisipasi aktif dosen dan tenaga kependidikan, dibahas berbagai target strategis. Salah satu fokus utama adalah peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Selain itu, FH UNRI juga bertekad untuk menyelenggarakan pendidikan bertaraf internasional guna menghasilkan lulusan berkompetensi tinggi. Penyusunan rencana ini juga dilandasi oleh tata nilai budaya akademik "ASRI" (Amanah, Santun, Responsif, dan Inovatif) yang menjadi pedoman perilaku bagi seluruh civitas akademika. Nilai-nilai ini diharapkan dapat mendorong terciptanya tata kelola kelembagaan yang baik dan bersih (good and clean Faculty) berstandar nasional menuju internasional.
Melalui kegiatan ini, FH UNRI berharap dapat merumuskan langkah-langkah konkret untuk mengatasi berbagai tantangan, seperti adaptasi teknologi dalam pembelajaran dan peningkatan relevansi kurikulum dengan dunia kerja. Dokumen Renstra 2025-2029 ini nantinya akan menjadi panduan utama dalam mewujudkan ekosistem akademik yang inovatif dan berdaya saing global (AZ).


